8/04/2014

Jenis-Jenis Serangga Unik di Berbagai Penjuru Dunia

Serangga ialah kelompok utama dari hewan beruas yang bertungkai enam. Oleh karena itulah mereka disebut pula Hexapoda. Serangga merupakan jenis hewan beruas dengan tingkat adaptasi yang sangat tinggi. Umumnya ukuran serangga relatif kecil yang diperkirakan pertama kali sukses berkolonisasi di bumi. Umumnya mereka tinggal di lingkungan yang basah, seperti di bawah batu, menempel pada lumut, di pohon, dan di dalam tanah. Tipe mulutnya adalah pengunyah. Beberapa dari jenis ini merupakan Pebangkai (scavenger) dan memakan tumbuhan yang busuk, selain itu ada pula beberapa diantara mereka menjadi hama bagi tanaman. Masih terkait tentang serangga, ternyata ada beberapa diantara mereka yang terkesan menyeramkan. Baik dari segi nama, bentuk maupun sifatnya. Lantas serangga-serangga apa saja yang dimaksud? Berikut ini ada 5 spesies serangga unik di berbagai penjuru dunia.

1. Laba-laba Serigala
Mata Laba-laba Serigala
By Opoterser (Karya sendiri) [CC-BY-3.0], via Wikimedia Commons
Laba-laba serigala adalah anggota keluarga Lycosidae, dari kata Yunani Kuno yang berarti serigala. Ukuran laba-laba ini 5 - 18 mm dengan ciri-ciri pada bagian punggungnya terdapat 3 buah garis dan pada tubuh bagian depannya terdapat tanda bentuk Y serta disekitar matanya berwarna gelap. Pada siang hari biasanya mereka berada di bagian bawah batang atau di atas permukaan air. Sementara pada malam hari biasanya mereka berada di daun bagian atas. Mereka merupakan pemangsa yang kuat dan tangkas dengan penglihatan yang sangat baik. Mereka hidup sebagian besar soliter dan berburu sendirian. Dalam berburu, mereka menerkam mangsanya pada saat mendekat atau bahkan mengejar jarak pendek. Namun beberapa akan menunggu mangsa. Dengan taring besar yang berbisa dan delapan mata dari berbagai ukuran, laba-laba serigala sering melakukan patroli untuk mencari mangsanya.

2. Assassin Bug
White Eyed Assassin Bug
By Ltshears (Karya sendiri) [Public domain], via Wikimedia Commons
Reduviidae dari genus Reduvius, yang berasal dari bahasa latin reduvia, yang berarti "bintil kuku" adalah jenis serangga besar, keluarga kosmopolitan serangga predator dalam subordo Heteroptera. Ini termasuk bug pemangsa, bug penyergap, bug roda, dan bug berkaki benang. Di alam, diperkirakan ada sekitar 7000 spesies yang sama, membuatnya menjadi salah satu keluarga terbesar di Hemiptera tersebut. Assassin Bug menunggu mangsanya, lalu menyergap seperti James Bond melakukan aksi pada misi rahasia. Beberapa jenis Assassin Bug adalah pemangsa haematophagous, yang berarti pengisap darah.

3. Robber Fly
RobberFlyProvo
By Manwaringshorts (Karya sendiri) [Public domain], via Wikimedia Commons
Asilidae adalah keluarga robber fly, juga disebut lalat pemangsa, mereka dikenal akan sifatnya yang agresif. Lalat dalam famili ini biasanya memangsa serangga lain dan menyergap mangsanya secara diam-diam. Dalam famili Asilidae, terdapat lebih dari 7000 spesies dalam 530 genera. Serangga bermata besar ini ditakdirkan untuk memangsa. Saat Berburu, Robber Fly menyuntikkan enzim ampuh yang dapat melumpuhkan korban dari dalam. Serangga ini memiliki 5 buah mata dan memiliki kemampuan yang sangat baik dalam mengamati mangsa favoritnya yaitu lalat lain, ngengat, capung dan bahkan laba-laba.

4. Killer Bees
European honey bee extracts nectar
By John Severns = Severnjc (Photo by John Severns.) [Public domain], via Wikimedia Commons
Lebah madu Afrikanisasi, dikenal juga sebagai lebah pemangsa, adalah jenis lebah hibrida yang dihasilkan dari persilangan antara lebah Afrika, Apis mellifera scutellata dengan berbagai jenis lebah madu Eropa. Sebenarnya jenis lebah ini merupakan jenis lebah penghasil madu yang paling produktif di antara jenis lebah madu lainnya. Mereka adalah spesies lebah pemarah. Keturunan mereka dapat menahan kerasnya iklim tropis. Racun sengatan lebah itu tak main-main. Jika tersengat, zat tersebut dapat menimbulkan reaksi alergi dan kegagalan beberapa organ yang bisa berakibat fatal.

5. Tiger Mosquito
Mosquito trapped in amber
By Own (Karya sendiri) [CC0], via Wikimedia Commons
Tiger Mosquito, Aedes albopictus, nyamuk macan, nyamuk harimau atau nyamuk hutan, adalah spesies Aedes albopictus. Nyamuk jenis ini ditandai dengan kaki bergaris hitam dan putih, serta tubuh hitam dan putih bergaris-garis kecil. Nyamuk ini merupakan spesies asli daerah tropis dan subtropis Asia Tenggara. Namun, dalam beberapa dekade terakhir spesies ini telah membuat gempar banyak negara di seluruh dunia melalui transportasi barang saat melakukan perjalanan internasional. Nyamuk ini telah menjadi hama yang signifikan di banyak komunitas karena erat berasosiasi dengan manusia. Serangga ini disebut nyamuk macan karena penampilannya bergaris yang mirip dengan harimau. Sebenarnya Aedes albopictus adalah vektor epidemiologis penting untuk transmisi patogen virus, termasuk virus demam kuning, demam berdarah dan demam Chikungunya, serta beberapa nematoda filaria seperti immitis Dirofilaria.

No comments:

Post a Comment